Minggu, 29 Januari 2012

PENDAHULUAN

Aku samgat bahagia mneganal Islam (oktaviansyah) sungguh ironis 23 tahun saya menajdi Islam. tapi saya tidak merasa seutuhnya menajdi Islam. karena benar mungkin harus disebut ISLAM KTP. saya terlalu melihat balon terbang

Daftar Isi

1. Apakah Anda termasuk orang yang telah menerapkan Bisnis Syariah? 2. Keslahan dalam Berbisnis?

Kata Pengantar

saatini istilah pengusaha/entrepreneur/wirausaha adalah sebuah tidak asing lagi ditelinga rakyat Indonesia. terutama masayarakat muslimnya karena memang Indonesia mayoritas masyaraklat muslim. tapi sangat sayang kampanye yang digalakan oleh pemerintah, instistusi pendidikan. hanyalah menciptakan pengushaa baruyang cenderung profitoriented. saya tidak mengatakan bahwa Profit adalah sesuatu yang tidak boleh. tetapi profit itu haruslah diraih dengan niat dan carayangbenar. sesuai yang diajarkan oleh syariat Islam. syariat Islam bukanlah potong tangan atau cambuk semata. yang namanya syariah adalah aturan dan alarangan dari Allah yang tentunya memudahkan a tau mengungukan manusia jika dilaksakan. namunj ironisnya jauh apai dari panggang. boro-boro mau ditearapkan mdenegar kata syariah saja sudah sentimen. agaknya harus benar-benardisosialisakan kata syariat Islam ini. berangkat dari permsalahan diatas maka saya menulis buku ini dengan tujuan: 1. Megubah minset agar menajdi pengusaha Islami 2. Memberikan cara-cara atau tips mudah dalam memulai bisnis menrut syariah agar berkah

Jumat, 27 Januari 2012

Becoming A truly Muslim Entreprenour

Apakah Anda seorang Pengusaha Muslim?
Apakah Usaha Anda sudah sesuai dengan Syariah Islam?
Apakah Anda ingin usaha Anda sesuai dengan Syariat Islam?
Apakah Anda ingin ikut memperjuangkan Syariat Islam?
Apakah Anda ingin serta dalam menegakkan Khilafah yang telah dijanjikan oleh Allah?

Temukan



Senin, 23 Januari 2012

Muslim harus jadi pengusaha

mungkin anda bertanya mengapa judul artikel saya diatas bertendensi "Memaksa/mendesak/provokatif". jawabnya iya betul sekali. saya memang inmgin memprovokasi anda agar anda menajdi pengushaa, agar Islam ini tidka teaniaya lagi